4 min read

Berkenalan dengan Archcraft

Mengenal Archcraft, distro Linux berbasis Arch yg minimalis, ringan, estetik out-of-the-box, dan seru buat dieksplorasi.

#linux #archcraft #open source #dotfiles

Apa Itu Archcraft?

Archcraft adalah distribusi sistem operasi yg dibangun di atas fondasi Arch Linux. Kl di Windows kita kenal Windows 10 atau 11, di dunia Linux ada ratusan varian (distro), dan salah satu yg paling unik dan estetik adalah Archcraft.

Archcraft bkn dibuat oleh korporasi besar, tp dirancang oleh Aditya Shakya (@adi1090x) bareng komunitas yg punya passion mendalam terhadap kustomisasi visual dan minimalisme sistem.

Filosofi: "Keep it Simple, Keep it Cool" ❄

Bnyk orang pengen ngerasain kecepatan dan kebebasan Arch Linux, tp gentar pas liat proses instalasinya yg serba manual lewat terminal hitam-putih.

Archcraft hadir menjawab dilema itu:

  • Instalasi Mudah: Ada installer grafis Calamares, jd siapa pun bisa masang Arch Linux tanpa harus ketik perintah partisi disk yg ribet.
  • Window Manager Siap Pakai: Alih" pakai desktop environment berat kayak GNOME atau KDE, Archcraft pakai Window Manager (WM) ringan seperti Openbox, bspwm, atau varian Wayland modern kayak Hyprland dan Sway.
  • Desain Out-of-the-Box: Konfigurasi bar status (Polybar / Waybar), menu aplikasi (Rofi / Wofi), dan skema warna terminal udah dikurasi sm estetik dan kompak sejak menit pertama sistem dinyalain.

Manajemen Paket: Pacman & AUR

Salah satu kekuatan terbesar turunan Arch Linux adalah ekosistem manajemen paketnya:

  1. Pacman: Manajer paket resmi yg super cepat buat ngunduh dan masang aplikasi.
  2. Arch User Repository (AUR): Repositori komunitas terbesar di dunia Linux. Hampir semua software yg pernah dibuat buat Linux hampir pasti tersedia di AUR dan bisa dipasang cukup sm helper kayak yay atau paru.
bash
yay -S visual-studio-code-bin

Pengalaman Pribadi Pakai Archcraft

Sbg pengguna yg udah pakai Archcraft lebih dr setahun buat aktivitas koding sehari", sistem ini sangat memuaskan:

  • Penggunaan RAM Rendah: Pas idle, sistem cuma makan sekitar 300MB - 500MB RAM, nyisain seluruh sisa daya komputasi buat browser, emulator, dan dev server.
  • Fleksibilitas Tanpa Batas: Seluruh tampilan dikendaliin oleh berkas konfigurasi teks murni (dotfiles). Mau ganti tema, pintasan keyboard, atau layout jendela, semuanya bisa disesuaiin sesuka hati.
  • Rolling Release: Sistem selalu dapet pembaruan kernel dan software terkini tanpa perlu instal ulang sistem dr nol tiap tahun.

Archcraft cocok banget buat developer atau antusias yg suka efisiensi, performa kencang, dan antarmuka yg keren tanpa ribet.

Tertarik nyoba? Bisa langsung unduh dan coba dlm mode Live USB lewat situs resminya di archcraft.io 🔧🐧.